SOSIALISASI PEMBENTUKAN UNIT PENGUMPULAN ZAKAT (UPZ)

Komisioner Baznas Lombok Tengah, TGH. Fahruddin, Lc saat menjadi pembicara dalam sosialisasi pembentukan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di aula kantor Baznas Lombok Tengah. Dalam acara tersebut, ia memaparkan potensi zakat Lombok Tengah yang sangat besar. Potensi-potensi tersebut meliputi zakat pertanian, perkebunan,perusahaa, perkebunan dan lain sebaganya.

Oleh karena itu, keberadaan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di masing-masing desa akan sangat membantu dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat. Jika potensi-potensi tersebut tidak dikelola dengan baik, maka hal tersebut akan menjadi kerugian yang sangat besar.   

Lebih lanjut, ia menambahkan dari pembayaran zakat fitrah  setiap desa saja akan menghasilkan pendapatan yang sangat besar. Dalam perhitungannya, ia memaparkan jika  penduduk dalam satu desa atau kelurahan sebanyak  6000 jiwa, maka perhitungannya sebagai berikut :

            6000 x 2,5 kg = 15.000 Kg (15 ton). Jika harga beras Rp 11.000 per-kg, maka 15000 kg x Rp 11.0000 = Rp. 165.000.000 (seratus enam puluh lima juta). Adapun jumlah desa di Kabupaten Lombok Tengah adalah 154 desa.

Dari jumlah tersebut, terlihat potensi zakat yang sangat besar. Oleh karena itu, perlu sebuah manajemen yang bagus untuk merealisasi potensi tersebut. Salah satunya dengan membentuk Unit Pengumpulan Zakat (UPZ)  di masing-masing desa. Dengan demikian, potensi zakat yang sangat besar tersebut dapat terealisasikan.

#ZakatTumbuhBermanfaat

Please follow and like us:

Post Author: Baznas Lombok Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *