PEMBERIAN SOSIALISASI ZIS DI KELURAH LENENG, PRAYA

Bertempat di aula Taman Kanak-kanak (TK) Handayani, BAZNAS Lombok Tengah memberikan sosialisasi tentang Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) kepada masyarakat di Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya pada Selasa, 12 Januari 2021. Turut  hadir dalam sosialisasi tersebut, yaitu  Lurah setempat, tokoh agama, kaling (Kepala Lingkungan), pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) serta beberapa tokoh masyarakat.

TGH Fakhruddin yang merupakan Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan saat memberikan sosialisasi ZIS di Kelurahan Leneng, Selasa, 12 Januari 2021

Mewakili pemerintah desa/lurah setempat, H. Lalu Muhammad Isnaini yang merupakan  lurah di Kelurahan Leneng mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada BAZNAS Lombok Tengah atas kunjungannya. Ia juga memberi apresiasi terhadap kinerja BAZNAS Lombok Tengah dalam mengelola Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS)  seperti yang telah dilakukan sebelumnya.

Dalam pemaparannya, Pak Lurah mengakui bahwa banyak dari warganya yang telah menerima bantuan dari BAZNAS Lombok Tengah, baik dari program kesehatan, ekonomi ataupun keagamaan. Bahkan ia sendiri merasa berhutang kepada BAZNAS Lombok Tengah atas segala bantuan yang telah diberikan kepada warganya. Oleh karena itu, sebagai feedback (timbal balik) dari bantuan tersebut, ia akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pemahaman kepada warganya agar menyalurkan ZIS-nya melalui BAZNAS Lombok Tengah atau Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di kelurahannya.

“Jujur tiang merasa berhutang kepada BAZNAS Lombok Tengah karena telah banyak membantu warga kami, tapi warga kami belum maksimal dalam menyalurkan ZIS-nya melalui BAZNAS Lombok Tengah. Oleh karena itu, Insya Allah kami beserta pengurus UPZ akan berusaha agar warga kami menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Lombok Tengah” tuturnya saat memberikan sambutan.

Dalam kegiatan sosialisasi ini, BAZNAS Lombok Tengah diwakili oleh TGH Fakhruddin yang merupakan Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan. Dalam pemaparannya, Bapak Tuan Guru menjelaskan beberapa hal yang terkait tentang zakat, seperti haul, nishab dan potensi zakat yang ada di wilayah setiap desa di Kabupaten Lombok Tengah.

Menurut perhitungannya, potensi zakat yang ada di setiap desa mencapai milyaran rupiah setiap tahun. Bahkan jika ditotalkan bisa mencapai lebih dari satu trilyun rupiah. Potensi yang sangat besar tersebut sudah seharusnya dimaksimalkan. Jika potensi yang sangat besar tersebut dibiarkan begitu saja, maka itu sama saja kita telah menyia-nyiakan salah satu kenikmatan yang dianugerahkan oleh Allah.

Oleh karena itu, ia berharap kepada segenap masyarakat agar menyalurkan Zakat, Infaq dan Shadaqah mereka melalui BAZNAS Lombok Tengah atau Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di setiap  desa. Hal tersebut bertujuan supaya dana ZIS tersebut bisa dikelola dengan baik dan professional. Menurutnya, jika masyarakat menyalurkan ZIS mereka melalui BAZNAS Lombok Tengah dan dikelola dengan baik, maka akan mampu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat itu sendiri. Pasalnya, tujuan utama Allah mensyariatkan ibadah zakat adalah untuk menghilangkan kemiskinan dan memberikan kesejahteraan bagi umat manusia. 

“Tujuan utama pensyariatan ibadah zakat adalah untuk memberikan kesejahteraan bagi umat manusia. Kami ingin mengikuti apa yang telah dilakukan oleh Rasulullah  yang mampu mendirikan negara melalui pengelolaan zakat yang baik. Kalau masyarakat menyalurkan ZIS mereka melalui BAZNAS Lombok Tengah, maka Insya Allah hal tersebut akan memberikan kemaslahatan bagi kita semua ” tuturnya di akhir penyampaian.

Posted by Humas BAZNAS Lombok Tengah

Please follow and like us:

Post Author: Baznas Lombok Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *