PELANTIKAN DAN PELATIHAN PENGURUS UNIT PENGUMPUL ZAKAT (UPZ) BAZNAS LOMBOK TENGAH

Acara Pelantikan dan Pelatihan Unit Pengumpul Zakat Baznas Lombok Tengah, Kamis 12 Maret 2020

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Tengah mengadakan pelantikan sekaligus pelatihan kepada para pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di aula Baznas Lombok Tengah, Kamis 12 Maret 2020. Pada kesempatan ini, Baznas Lombok Tengah melantik 133 pengurus UPZ dari 54 desa yang tersebar dalam 12 kecamatan di Kabupaten Lombok Tengah. Dari 12 kecamatan tersebut, hanya kecamatan Praya Barat yang tidak membentuk dan mengirimkan pengurus UPZ-nya ke Baznas Lombok Tengah.

Acara tersebut dihadiri dan dibuka secara langsung oleh Lalu Fathul Bahri yang merupakan wakil Bupati Kabupaten Lombok Tengah. Dalam sambutannya, ia sangat mengapresiasi keberadaan Baznas Lombok Tengah yang ikut membantu dalam mengurangi tingkat kemiskinan di daerah Lombok Tengah.

“ Keberadaan Baznas Lombok Tengah mampu mengurangi tingkat kemiskinan di Lombok Tengah yang dua tahun sebelumnya berjumlah 16,89 persen menjadi 13,37 persen”. Tuturnya dalam sambutan tersebut. Ia juga berharap dengan terbentuknya UPZ tersebut sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dengan Baznas Lombok Tengah dalam pengelolaan zakat segera terbentuk. Hal tersebut mengingat potensi zakat di Lombok Tengah yang sangat besar sehingga jika potensi zakat tersebut terealisasi maka akanmembantu pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada.

Sebagai informasi, Unit Pengumpul Zakat ( UPZ) merupakan satuan organisasi yang dibentuk oleh Baznas Kabupaten Lombok Tengah untuk membantu optimalisasi pengumpulan zakat dalam sebuah desa. Pembentukan Unit Pengumpul Zakat desa tersebut terdiri dari tiga struktur pengurus, yaitu ketua, bendahara dan sekretaris. Untuk memberi kekuatan hukum, para pengurus UPZ tersebut langsung diberikan Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan langsung oleh Baznas Lombok Tengah.

Mengenai tugas dan fungsi, para pengurus UPZ tersebut nantinya akan bertugas untuk mengkaji potensi-potensi zakat yang terdapat di wilayah masing-masing. Setelah itu, mereka akan mengumpulkan zakat sesuai dengan potensi yang ada di desa (wilayah) mereka. Zakat yang berhasil mereka kumpulkan akan disetorkan ke Baznas Lombok Tengah yang nantinya zakat tersebut akan dikembalikan ke masing-masing desa sesuai dengan jumlah mustahik yang terdapat dalam desa tersebut.

Untuk mempermudah pencatatan perolehan Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS), Baznas Lombok Tengah bekerja sama dengan Bank Muamalat. Kerjasama ini dalam bentuk pencatatan perolehan ZIS melalui aplikasi yang terintegrasi secara langsung dengan Bank Muamalat. Kerjasama ini juga bertujuan untuk mempermudah pemantauan perolehan ZIS yang dihasilkan oleh UPZ di masing-masing desa tersebut sehingga dana ZIS yang berhasil dikumpulkan tidak diselewengkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Posted by Humas Baznas Lombok Tengah

Please follow and like us:

Post Author: Baznas Lombok Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *