KUNJUNGAN KE RUTAN (RUMAH TAHANAN) KELAS II B PRAYA LOMBOK TENGAH

Kamis, 23 Juli 2020, BAZNAS  Lombok Tengah mengadakan kunjungan ke Rutan (Rumah Tahanan) Kelas II B Praya, Lombok Tengah. Kedatangannya disambut langsung oleh  kepala rutan beserta jajarannya. Selain silaturrahmi, kunjungan tersebut juga bermaksud untuk memberikan sosialisasi terkait optimalisasi pengelolaan zakat.

Acara yang berlangsung di aula Rutan tersebut dihadiri oleh Kepala Rutan, pejabat, beserta para pegawai rumah tahanan tersebut. Kepala Rutan Praya Lombok Tengah, Jumasih menyambut baik kedatangan BAZNAS Lombok Tengah ke lembaga yang ia pimpin tersebut. Ia juga sangat mengapresiasi program-program yang telah dijalankan oleh BAZNAS Lombok Tengah selama ini. Menurutnya, program-program tersebut akan mampu menjadi solusi terhadap permasalahan umat jika program tersebut terus dijalankan dan dimaksimalkan.

BAZNAS Lombok Tengah saat memberikan sosialisasi tentang optimalisasi zakat di Rumah Tahanan Praya, Lombok Tengah pada Kamis, 23 Juli 2020

Kepada BAZNAS Lombok Tengah, ia mengakui bahwa masih banyak jajarannya yang belum paham mengenai seluk beluk zakat. Oleh karena itu, ia mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Lombok Tengah yang sudah memberikan wawasan tentang zakat serta telah mengingatkan lembaga yang ia pimpin untuk membayar zakat. Pasalnya, membayar zakat merupakan sebuah kewajiban yang memang harus dipenuhi oleh seorang muslim. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Lombok Tengah yang telah memberikan pencerahan mengenai zakat ini. Kami juga merasa bersyukur telah diingatkan untuk selalu menunaikan zakat karena zakat adalah salah satu kewajiban kita sebagao orang Islam” tuturnya di sela-sela sambutan yang ia berikan.  

Ia juga meminta kepada BAZNAS Lombok Tengah supaya ke depan agar memberikan siraman rohani kepada para penghuni rumah tahanan (narapidana). Hal tersebut bertujuan untuk memberikan mereka kesadaran akan hakikat kehidupan dunia yang sebenarnya. Dengan demikian, ketika mereka keluar dari rutan tersebut akan mempunyai kepribadian yang lebih baik dari sebelumnya.

Dalam kegiatan sosialisasi ini, BAZNAS Lombok Tengah diwakili oleh TGH Fakhruddin yang merupakan Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan. Dalam pemaparan yang ia berikan, TGH Fakhruddin menjelaskan mengenai fikih zakat, seperti haul, nishab, syarat-syarat wajib zakat, serta beberapa hal yang terkait tentang zakat. Selain itu, ia juga menjelaskan mengenai beberapa ancaman Allah bagi para pembangkang zakat. Menurutnya, jika seseorang enggan membayar zakat atas harta kekayaannya, maka Allah pasti akan mengambil harta yang ia miliki dengan cara yang lain. “ Kalau seseorang yang sudah wajib zakat itu tidak mau membayar zakatnya, maka Allah pasti akan mengambil harta yang ia miliki dengan cara yang lain dan membuat hartanya menjadi tidak berkah” jelasnya dalam pemaparan yang ia berikan.

Dalam pemaparannya tersebut, TGH Fakhruddin juga menyampaikan kepada para pegawai yang sudah memenuhi syarat wajib zakat agar menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS Lombok Tengah. Hal tersebut bertujuan agar dana zakat tersebut dapat dikelola dengan baik dengan program-program yang telah dijalankan. Dengan demikian, berbagai permasalahan yang dihadapi pemerintah saat ini lambat laun akan semakin terurai dan dapat diminimalisir.

Di akhir sosialisasi, panitia acara memberikan waktu untuk sesi diskusi antara peserta sosialisasi dengan BAZNAS Lombok Tengah terkait zakat dan program-programnya. Pada sesi ini,  para peserta sosialisasi  sangat antusias. Hal tersebut terlihat dari banyaknya para peserta sosialisasi yang bertanya tentang zakat serta manajemen pengelolaannya. Semoga dengan adanya sosialisasi ini, para pegawai yang hadir dapat memahami tugas Baznas yang bersama pemerintah bertanggung jawab untuk mengawal pengelolaan zakat yang berasaskan syariat Islam, amanah, keadilan, serta memberi manfaat.

Posted by Humas BAZNAS Lombok Tengah.

Please follow and like us:

Post Author: Baznas Lombok Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *